Info Product PC

Pajero Sport V6 Taklukkan Bukit Kopeng Jateng

Wed, 2 April 2014 - 08:47 | visits : 3482

Jakarta - Berbagai model SUV (Sport Utility Vehicle) masuk ke Indonesia dan mengincar isi kantung konsumen potensial. Seperti masuknya SUV Pajero Sport V6 transmisi otomatis atas izin PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) selaku pemegang merek Mitsubishi di Tanah Air.

SUV termahal yang dijual PT KTB ini diakui memenuhi kebutuhan konsumen akan sebuah SUV multifungsi namun tetap memiliki desain elegan serta fitur terkini. Hal yang paling ditonjolkan pada SUV ini adalah mesin 3.000 cc bensin. Data di atas kertas beredar jika mesinnya sangat bertenaga, tenaga mencapai 220 Ps di 6.250 rpm. Faktor ini karena dipengaruhi emblem V6.

Untuk membuktikannya, detikOto mencicipi dengan menempuh jalur Yogyakarta-Muntilan-Mungkid-Ketep-(bukit) Kopeng-Salatiga-Semarang. Sangat penasaran dengan emblem V6 di bodi samping dan buritan itu. Apa rahasia di balik logo tersebut. Nih, hasil ulasannya.

1. Desain Pajero Sport V6

Sampai di bandara Adisutjipto Yogyakarta, 3 SUV Pajero Sport menunggu, salah satunya Pajero Sport 3.000cc V6. detikOto lebih dulu mendapat kesempatan.

Tak banyak perbedaan antara Pajero Sport Dakar 2.500cc 4x2, Exceed dan Pajero Sport 3.000cc V6. Sepintas ketiganya sangat mirip, Anda bakal tertipu jika tidak detail memperhatikan. Desain lampu depan lebar dan lampu rem serta foglamp antara ketiganya sangat mirip. Bentuk grille-nya juga tak ada perbedaan yang signifikan. Yang membedakan adalah warna baru pada Pajero Sport 3.000cc V6 yaitu Deep Blue Mica, warna dudukan pelat senada dengan warna bodi, desain pelek dan ban ukuran 245/65 ring 17 sedangkan Dakar 4x2 dan Exceed 265/65 ring 17.

Pokoknya tampilan luar Pajero Sport 3.000cc V6 masih mengemban misi mobil serba guna dan bisa menampung banyak orang, tak luput citra Pajero Sport 3.000cc V6 enak untuk dikendarai dalam perjalanan

2. Interior

Sebelumnya menjajal performa mesin 3.000cc, sebaiknya ulas juga bagian interior. Varian Pajero Sport bensin yang diluncurkan awal Maret 2013 ini ternyata masih mengusung desain interior Pajero Sport Dakar 2.500cc 4x2 dan Exceed. Tata letak ruang sama persis, bahkan bak pinang di belah dua. Fitur keamanan juga benar-benar plek menjiplak.

Interior Pajero Sport 3.000cc V6 sangat elegan dengan layar sentuh dan tambahan navigasi serta kamera belakang. Melongok ke atap ada sunroof elektrik. Komponen ini menambah mewah penampilan Pajero Sport 3.000cc V6.

Belum lagi tuas paddle shift di belakang kemudi yang akan memudahkan pengemudi dalam memindahkan gigi secara manual pada saat berkendara. Interiornya memperlihatkan bagaimana Mitsubishi merancang SUV demi kenyamanan pengendara dan penumpang. Ditambah fitur keamanan SRS airbag untuk pengemudi dan penumpang di bagian depan.

SUV ini memiliki dimensi panjang 4.695 mm, lebar 1.815 mm dan tinggi 1.825 mm dan wheelbase 2.800 mm, dengan begitu kenikmatan lainnya terlihat katika kabin penumpang yang cukup luas. Untuk bergerak pun tak sulit.

Ketika itu sebelum mobil dijalankan, detikOto ingin membahas kenyamanan kulit jok dan tingkat visibilitas yang memberikan pandangan cukup baik. Belum lagi tuas perseneling dan paddle shift yang mudah digapai dan diduga efektif menyokong aktivitas berkendara, setidaknya impresi ini yang muncul sebelum perjalanan dimulai.

3. Performa mesin 3.000cc galak

Saat mesin menyala tidak ada suara berisik sampai kabin penumpang. Adem dan senyap sekali. Pengetesan sederhana memasuki pusat kota Yogyakarta. Pajero Sport dengan mesin 3.000cc SOHC dengan 5 percepatan berjalan mulus dan tidak ada hentakan demi hentakan karena perubahan roda-roda gigi.

Saat bermain di 2.500 rpm, tidak ada suara mesin masuk ke kabin penumpang, tidak seperti Pajero Sport diesel dimana suara mesin masuk kabin sejak menginjak 1.000 rpm.

Agak penasaran, pedal gas dibejek setengah, tenaga melonjak cukup galak. Di balik mesin bersuara lembut ternyata ada sumber tenaga 220 Ps. Memang torsinya masih kalah dengan mesin diesel. Tapi power 220 Ps, terbukti memberikan efek fun to drive meski belum menekan pedal gas sampai habis.

Nah, ketika gas diinjak habis, terasa sekali tenaga yang menyambar ke roda belakang. Sangar dan bergerak cepat memutar roda belakang. Badan dan kepala langsung terdorong ke belakang. Reaksi mesin 3.000cc V6 lumayan cepat dan terbilang responsif. Jika dibandingkan dengan versi diesel VGT, Pajero Sport V6 ini hebat di putaran bawah tapi tak kalah diputaran atas.

Sembari menikmati dorongan mesin, ciri khas suara mesin V6 terdengar dan mengaum di dalam kabin penumpang pada 4.000 rpm. Perjalanan terus berlanjut hingga Mungkid. detikOto merasakan perpindahan gigi yang halus. Aktivitas berkendara semakin terasa begitu memanfaatkan paddle shift. Dengan fitur ini, mesin semakin mengerti keinginan pengendara.

Sayangnya paddle shift itu agak kaku dan tidak mengikuti gerak kemudi ke kiri dan kanan karena posisinya tidak terintegrasi di kemudi. Jadi agak sedikit kaku ketika menghadapi tikungan yang saat itu butuh gigi rendah. Jari harus berpindah dan lingkar kemudi. Namun posisi paddle shift yang dirasa salah itu sepertinya hilang ketika tahu performa mesin mampu meledak-ledak.

Saat menghadapi tanjakan tidak ada salahnya. Semakin terobati saat Pajero Sport V6 mudah menyalip kendaraan lain. Padahal ada 4 penumpang berikut barang bawaan yang lumayan penuh teronggok di belakang. Terbayar kalau SUV ini ideal untuk angkutan keluarga.

Tak terasa kecepatan sempat menyentuh 120 km/jam. Sempat mau tambah kecepatan, tapi kondisi jalan ramai yang tidak memungkinkan.

4. Suspensi

Beberapa jam sebelum Semarang, Pajero Sport V6 menghadapi jalan rusak dan tanjakan berikut tikungan tajam di bukit Kopeng, Jawa Tengah.

Beruntung kemudinya enteng sehingga memudahkan pergerakkan detikOto. Handling juga baik dan tidak limbung. Karakter suspensinya agak keras tapi setidaknya lebih empuk ketimbang adik-adiknya dan memberikan efek kenyamanan pada penumpang. Kehadiran Pajero Sport V6 semakin mapan ketika mampu menaklukkan perbukitan Kopeng, Jateng. Tanjakan, turunan, jalan rusak dan sempit bukan masalah bagi mobil ini.

5. Kesimpulan

Mobil ini cocok bagi mereka yang lebih mengincar SUV nyaman dan sangar di bagian mesin. Apalagi konsumen yang suka pelesiran. Kenyamanan dan impresi berkendara dari sebuah SUV mewah terhimpun dalam satu mobil. Satu bukti medan sulit bukit Kopeng dengan mudah dilalui oleh SUV Pajero Sport V6.

Kelebihan

Mesin V6, kaki-kaki handal, bodi kokoh berpadu menjelma sebagai Pajero Sport V6. Kemampuan mesin jangan diragukan. Konsumen kalangan atas bisa memilih SUV ini.

Kekurangan

Mengenai harga bukan masalah, karena mobil ini hanya untuk kalangan terbatas. SUV ini dibanderol Rp 481 juta on the road Jakarta. Puncaknya ketika kualitas BBM RON 95 yang sulit ditemukan di SPBU sepanjang jalan menuju Semarang. Pasalnya KTB menyarankan tidak menggunakan RON 92 apalagi RON 88 kalau dalam kondisi tidak terpaksa.

Sumber : www.detik.com

See also

jQuery Slider

Comments


Group

Top