Mitsubishi Beri Nama Bayi Barunya Xpander, Low MPV Pesaing Avanza Cs

Fri, 11 August 2017 - 10:41 | visits : 25
1827248xm-concept780x390.jpg

Mitsubishi akhirnya buka mulut soal nama bayi barunya. Mobil Low MPV itu diberi nama Xpander. Bukan Expander seperti yang pernah detikOto ulas sebelumnya.

Nama itu terlihat jelas dari tampilan mobil di booth Mitsubishi di arena Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS). Jika Anda menyalakan mesin mobilnya, Xpander akan muncul di layar speedometernya.

Jika melihat arti bahasa, Mitsubishi Xpander bisa diterjemahkan secara bebas sebagai 'luas', namun soal arti nama ini Head of Public Relation Department PT MMKSI, Intan Vidiasari meminta detikOto menanyakannya nanti pada bosnya, Presiden dan CEO Mitsubishi Motors Corporation Osamu Masuko. "Nanti ada di pidato Masuko-san," ujarnya kepada detikOto sambil tertawa.

Masuko memang sudah ada di Indonesia, dia secara khusus datang ke Indonesia untuk meluncurkan Mitsubishi Xpander Kamis 10 Agustus 2017 di arena GIIAS . Mobil ini jadi spesial karena dikembangkan secara khusus untuk pasar Indonesia. Meski begitu mobil akan diekspor ke luar Indonesia.

Mobil Mitsubishi Xpander dijual mulai Rp 189 juta sampai Rp 246 jutaan dengan 6 varian. Mobil diperkuat dengan mesin 1.500 liter yang diklaim irit bahan bakar, mesin itu dikombinasikan dengan transmisi otomatis dan manual. Untuk otomatis menggunakan sistem 4 percepatan, sedangkan manual 5 percepatan.

Sayang belum ada tenaga atau torsi yang dibocorkan Mitsubishi namun yang pasti mobil menggunakan penggerak depan atau front wheel drive. Ground clearance atau jarak bebas ke tanah mobil mencapai 205 mm dengan dimensi panjang kali lebar kali tinggi 4.475x 1.750x1.700.

detikOto sudah mencoba mobil Xpander di Okazaki Proving Ground, pabrik dan juga pusat riset dan pengembangan Mitsubishi di Jepang. detikOto saat itu kebagian mobil bertransmisi otomatis. Trek yang dicoba pun beragam, dari mulai trek lurus, jalan kerikil yang mengingatkan kita pada jalanan di Indonesia sampai high speed cornering.

Dari bodinya mobil terlihat lebih besar dari kompetitornya, ground clearancenya juga cukup tinggi, saat saya mencoba mengukurnya dengan kertas A4 hampir setinggi kertas itu. Ukuran bannya tidak jauh berbeda dengan kompetitornya.

Saat duduk di kursi, busanya cukup tebal, dan baris ketiga pun ternyata masih cukup luas bagi saya yang tingginya sekitar 165 cm. Jarak dari kepala ke atap mobil pun cukup lega.

Saatnya mencoba performa mobil. Pedal gas ditekan, suara mesinnya meraung lembut, bahkan saat di kecepatan tinggi. Yang patut dipuji dari mobil adalah kesenyapan dan kestabilannya.

Suara mesin atau gemuruh dari luar mobil seakan terperangkap di insulator yang dipasang di mobil. "Anda bisa bandingkan dengan kompetitornya," ujar seorang insinyur Mitsubishi yang mendampingi detikOto menjajal mobil.

Saat melewati jalan kerikil dengan kecepatan 50 km per jam, mobil tidak mengalami goncangan yang berarti, boleh dibilang stabil banget. Suara "klontang-klontang" yang biasa muncul di roda mobil saat melaju di jalanan berkerikil, pun tidak begitu terdengar, nyaris senyap.

Begitu juga saat melewati tikungan di kecepatan tinggi sekitar 80-120 km per jam mobil terasa anteng-anteng saja. Memang menggoda banget ini mobil Xpander. Bagaimana menurut Otolovers, sanggupkah mobil ini bertahan di ganasnya pasar low MPV tanah air? 

Sumber : www.detik.com

See also

jQuery Slider

Comments

Top